Memahami Sertifikasi DNV 2.7-1 dan EN 12079: Standar Wajib Keamanan Logistik Offshore

7 Maret 2026

Share

share ke facebook

ID Industri - Advertisment
Memahami Sertifikasi DNV 2.7-1 dan EN 12079: Standar Wajib Keamanan Logistik Offshore
Source: Image by Freepik

Dalam operasional lepas pantai (offshore), pemindahan alat berat dari kapal ke platform pengeboran melibatkan risiko tinggi akibat cuaca ekstrem dan pergerakan laut yang dinamis. Sertifikasi DNV 2.7-1 dan EN 12079-1 bukan sekadar pelengkap dokumen, melainkan standar keamanan global yang memastikan setiap unit kontainer atau rangka peralatan (frame) mampu menahan beban dinamis selama proses pengangkatan di laut.

Sesuai dengan Panduan Lengkap Manajemen Fluida dan Peralatan Pengeboran Lepas Pantai (Offshore) di Indonesia, kepatuhan terhadap standar internasional adalah langkah krusial untuk memitigasi risiko kegagalan struktural yang dapat berakibat fatal pada keselamatan kerja dan lingkungan.


Perbedaan Utama dan Parameter Uji Structural Integrity

Sertifikasi DNV 2.7-1 memberikan spesifikasi yang sangat ketat pada desain dan fabrikasi rangka. Berdasarkan data teknis peralatan filtrasi terbaru, terdapat beberapa parameter kunci yang harus dipenuhi:

  • Proof Load Testing: Unit harus melewati uji beban yang signifikan. Sebagai contoh, unit Filter Press dengan berat kosong (Tare Weight) sebesar 7.300 Kg harus lulus uji beban (Proof Load) hingga 18.250 Kg.

  • Design Code Frame: Rangka harus dirancang sesuai kode EN 12079-1 atau DNV 2.7-1 untuk memastikan ketahanan material terhadap korosi air laut dan benturan.

  • Sling Angle & Number: Setiap unit dilengkapi dengan nomor sling dan sudut angkat yang telah tersertifikasi untuk menjaga keseimbangan saat proses lifting, seperti yang tertera pada unit nomor seri 75914219.


Pentingnya Inspeksi Berkala dan NDT (Non-Destructive Test)

Memiliki sertifikasi di awal fabrikasi saja tidak cukup. Peralatan industri lepas pantai wajib menjalani inspeksi rutin untuk memastikan kelaikan fungsi. Dalam katalog peralatan 2026, standar inspeksi terbaru mencakup:

  1. Visual Inspection: Pemeriksaan menyeluruh terhadap korosi, keretakan, atau deformasi pada rangka.

  2. NDT (Non-Destructive Test): Pengujian tanpa merusak (seperti Magnetic Particle Inspection) untuk mendeteksi keretakan mikro pada titik-titik kritis pengangkatan.

  3. Recent Inspection Date: Seluruh aset utama seperti Twin Pod dan Slurry Tank telah menyelesaikan inspeksi terbaru dengan masa berlaku dari 05/02/2025 hingga 05/02/2026.

Kepatuhan terhadap jadwal inspeksi ini sangat memengaruhi [Analisis TCO Alat Berat] Anda, karena mencegah kerusakan mendadak yang memicu biaya operasional tak terduga.


Implementasi pada Unit Filtrasi dan Tanki

Standar DNV ini diterapkan secara menyeluruh pada berbagai unit penunjang pengeboran, di antaranya:

  • Twin Pod: Unit filtrasi ganda dengan berat operasional (MGW) mencapai 1.400 Kg hingga 1.600 Kg.

Slurry Tank: Memiliki rangka DNV 2.7-1 edisi 2013 yang dirancang khusus untuk mobilitas fluida cair di atas kapal penunjang (supply vessel)