5 Kesalahan RFQ yang Diam-Diam Bikin Boros

17 Juni 2026

Share

share ke facebook

ID Industri - Advertisment
5 Kesalahan RFQ yang Diam-Diam Bikin Boros
Source: Image by Magnific

RFQ (Request for Quotation) adalah titik awal yang menentukan kualitas seluruh proses pengadaan. Kalau RFQ Anda berantakan, hasilnya bisa ditebak: penawaran datang lambat, sulit dibandingkan, dan sering kali lebih mahal dari yang seharusnya. Kabar baiknya, sebagian besar masalah ini berasal dari lima kesalahan yang gampang diperbaiki.

1. Spesifikasi yang kabur

Masalah: ketika spesifikasi tidak jelas, supplier menaikkan harga "untuk jaga-jaga" dan tiap penawaran jadi tidak bisa dibandingkan apple-to-apple.

Perbaikan: cantumkan grade, ukuran, dan standar yang dibutuhkan, plus kuantitas dan satuan yang pasti, sebelum mengirim RFQ. Semakin jelas spesifikasi, semakin akurat dan kompetitif harganya.

2. Tidak ada tenggat waktu

Masalah: tanpa batas waktu, penawaran masuk telat dan proyek ikut tertunda.

Perbaikan: tuliskan dengan tegas tenggat pengiriman penawaran sekaligus tanggal kebutuhan barang. Ini membantu supplier memprioritaskan permintaan Anda dan menjaga jadwal proyek tetap aman.

3. Hanya bertanya ke satu supplier

Masalah: tanpa alternatif, daya tawar Anda lemah dan tidak ada pembanding harga.

Perbaikan: kirim RFQ ke minimal tiga supplier sekaligus dan bandingkan berdampingan. Kompetisi yang sehat hampir selalu menghasilkan harga dan syarat yang lebih baik.

4. Harga yang ambigu

Masalah: harga "termurah" bisa berubah jadi yang termahal setelah ditambah PPN dan ongkos kirim.

Perbaikan: minta rincian harga yang eksplisit—sebutkan apakah sudah termasuk atau belum termasuk pajak dan pengiriman. Bandingkan harga akhir (<em>landed cost</em>), bukan sekadar harga satuan.

5. Tidak memakai format RFQ yang standar

Masalah: bila setiap supplier membalas dengan format berbeda-beda, membandingkan penawaran jadi melelahkan dan rawan salah baca.

Perbaikan: gunakan template RFQ yang sama untuk semua supplier sehingga semua penawaran kembali dalam struktur yang seragam—siap dibandingkan dalam hitungan menit.


RFQ yang rapi = tender yang cepat dan hemat

Memperbaiki kelima hal ini tidak menambah pekerjaan—justru memangkasnya. RFQ yang jelas membuat supplier merespons lebih cepat, harga lebih akurat, dan keputusan lebih mudah dipertanggungjawabkan.

Tidak perlu menyusun template dari nol. Unduh gratis Panduan Pengadaan B2B 2026 dari ID Industri—lengkap dengan template RFQ siap pakai yang sudah memuat semua poin di atas.